Judul postingannya mirip sitcom yg di Star World ya? Hehehe… Gw ngga copy-paste koq… itu memang dua hal yang mau gw bahas barengan, soalnya memang cukup berkaitan….

Hope. Dalam bahasa Indonesia artinya harapan. Harapan pasti dimiliki oleh setiap manusia. Manusia yang tidak mempunyai harapan, bisa diartikan bahwa orang itu sakit jiwa. Orang yang memiliki harapan, biasanya mengerjakan sesuatu sambil membayangkan bahwa apa yang dikerjakannya bisa menjadi seperti yang diinginkan olehnya. Entah itu mendapat pujian yang bagus, berguna bagi siapapun, mendapat nilai bagus, etc, etc……. Tapi satu hal yang pasti. Orang yang mempunyai harapan menginginkan sesuatu yang baik bagi dirinya, baik langsung maupun tidak langsung. Dalam tidak langsung, di sini maksudnya seseorang mengharapkan sesuatu tentang orang lain, di mana kejadian yang terjadi pada korban akan memberikan kebahagiaan bagi orang yang mengharapkannya tersebut. Contohnya, ketika ada seorang fanatik kebersihan melihat seorang yang tidak peduli lingkungan, dia akan berharap orang tersebut mengalami kecelakaan, dan bila orang tersebut benar-benar mengalami kecelakaan, dia akan bergembira ria. Ini adalah contoh dari harapan yang buruk. sebagaimana pun dendamnya, seseorang tidak boleh mengharapkan hal yang buruk bagi seseorang.

Selain Hope, manusia juga memerlukan Faith.

Faith, dalam bahasa Indonesia bisa diartikan iman atau keyakinan(well, meskipun bisa dibilang dua-duanya hampir mirip…..). Orang yang mempunyai keyakinan percaya kepada suatu hal yang dianggapnya benar. Orang tanpa keyakinan menurut saya tidak punya jalan hidup yang konkrit. Dia tidak memiliki pedoman bagaimana dia akan melanjutkan hidupnya. Keyakinan bisa berupa ideologi, agama, ataupun doktrin, dll. Intinya, keyakinan itu memberi pedoman hidup bagi pemegangnya. Ada keyakinan yang buruk, namun ada juga yang baik.  Keyakinan yang baik bisa kita ambil contoh agama yang kita anut, meskipun atheis juga memiliki kepercayaan. Keyakinan yang buruk bisa saya beri contoh sekte sesat yang meyakini bahwa kiamat sudah dekat (masih ingat kejadian bunuh diri massal?). Meskipun begitu, keyakinan masih bisa diartikan sangat luas, dan masih banyak lagi jalan hidup yang dipilih oleh manusia….

Oke, sekarang hubungannya.

Seperti yang saya bahas sebelumnya, harapan merupakan sesuatu yang diinginkan oleh manusia, entah apapun itu. Seseorang yang berharap akan sesuatu pasti berharap tentang sesuatu yang diyakininya bear, atau seperti yang saya katakan saat membahas hope, yang membuatnya senang.  Sesuatu yang membuatnya senang besar sekali kemungkinannya  sesuai dengan  keyakinannya.  Saya tidak tahu apabila ada seseorang yang senang dengan apa yang bertentangan dengan keyakinannya(mungkin ada kali ya…..).  Di sinilah hubungannya. Faith membuat Hope menjadi ada karena sebuah ketidaksesuaian. Hope pasti akan mengikuti Faith. Nahhh, itu dia hubungannya….

Cuman, meskipun setiap manusia harus memiliki hope dan faith, kita juga ngga boleh terlalu berharap, karena pada akhirnya, jika sesuatu yang diharapkan tidak sesuai, maka akan terjadi suatu gangguan pada pikiran manusia. hal ini bisa menyebabkan berbagai macam gangguan kejiwaan, seperti menjadi gila atau mungkin schizophrenia….. Dan faith yang berlebihan bisa menyebabkan menjadi menganut fanatisme yang berlebihan, bahkan fanatisme yang buruk, sehingga menganggap selain, keyakinannya, tiada keyakinan yang benar. Hal ini bisa menyebabkan masalah sosial yang bisa mengancam kehidupan.

Mungkin ini tulisan yang sedikit nonsense dan ga berguna, tapi coba anda renungkan lebih lanjut………