Oke deh, mengingat wisata kuliner yang gw alami pertama kali *akan gw laporkan di blog ini ASAP setelah foto2nya gw masukin Flickr dari Facebook* tidak terlalu sukses di bidang kuliner tapi sukses di bidang membawa kebahagiaan, gw pengen wisata kuliner lagi…. Hanya saja, kali ini lingkup peserta diperluas, ga cuman anak kelas X-5 doang, tapi semua yang mau boleh ikut. ATAU…. Siapapun yang kebetulan kesandung di blog gw ini kebetulan pengen merencanakan wisata kuliner, silakan klo lu mau, ikuti rancangan gw ini.

Gw punya 2 rancangan wisata kuliner yang terbagi dalam 2 blueprint, yang pertama Public Transportation dan yang kedua *lebih ekstrim dari yang pertama* Night Hour.

BLUEPRINT 1: Public Transportation Mode

Nah, untuk yang ini, gw mengusulkan untuk wisata kulinernya naik angkutan umum. Atas pertimbangan keamanan dan keselamatan, seluruh kegiatan wisata kuliner dalam BLUEPRINT 1 akan dilaksanakan pada waktu terang, di mana hari masih relatif lebih terang dan suasana juga lebih rame, meskipun mungkin resikonya adalah sedikit berdesak-desakan nantinya. Tapi kan desak-desakan seru boooo…. wkwkwkwk….

Nah, berhubung ini kita lakukan di siang hari dan modenya pake kendaraan umum, ruang lingkupnya bisa lebih luas. Kita bisa menjelajahi tempat-tempat makan seru, enak, dan tentu saja seharusnya lebih murah dari yang di mall. Kita bisa nyamperin kios-kios di kelapa gading, casablanca, gajahmada, mangdu, mangga besar, dll dengan lebih leluasa dong yaaa…

Untuk spesifiknya, rincian sistematiknya kira-kira:

  • Transportasi: Bus kota, metromini, busway, angkot, dll
  • Daerah Makan: Banyak! Kita bisa sekalian keliling2 Jakarta! Contoh daerah tempat makan: Mangga Besar, Gajahmada, Casablanca, dll
  • Budget: Untuk transportasi sih jelas bisa ditekan lah ya, secara kita pake kendaraan umum yang notabene lumayan murah. Untuk makanan disesuaikan dulu dengan tujuan kita, banyak tempat yang dikunjungin ato ngga.
  • Waktu: Disarankan hari libur ato Sabtu, jangan hari Minggu karena somehow gw tidak merasa hari Minggu adalah hari yang tepat untuk jalan-jalan. Probably sekitar pukul 9-16, soalnya jam2 segitu lumayan terang dan yang jelas banyak warung makan yang buka, tapi ya ga banyak-banyak banget lah dibandingin ama malem.
  • What to bring: Karena ini siang hari, disarankan untuk bawa payung/topi dan sunblock, kecuali klo emang niat ga pake. Bawa tas juga, buat nyimpen barang2 berharga klo lagi naik kendaraan umum, tapi inget tasnya jangan tas2 mahal seperti Louis Vuitton, Prada, dll ato tas yang sangat mudah hilang dari perhatian lu. Klo bawa yang kayak gitu mah sama aja lu bunuh diri.
  • What to wear: Terserah lu kok mau pakai apa, selama lu merasa nyaman aja. Berhubung ini kita jalan2 tidak selalu dalam ruangan tetapi banyak di luar, tidak disarankan pakaian yang terlalu terbuka ato pendek, tapi ya itu tetep terserah lu. Karena mungkin banget panas, pake baju yang tipis aja, ga usah tebel2, ato klo ga lu bawa jaket buat jaga2 takutnya pas tengah jalan hujan dan lu bisa kedinginan. Yaaa, sebenernya sih, kembali lagi, terserah lu mo pakai pakaian kayak gimana, tapi yang paling essensial adalah JANGAN PAKAI PERHIASAN BERLEBIHAN! Itu sama aja lu ngundang niat2 jahat dari orang lain.

Well, jelas ngga mungkin rencana ini tanpa kendala. Sejauh ini sih yang paling menghambat dan menyebalkan adalah masalah perijinan dengan orang tua. Gw sih yakin klo gw sendiri jelas boleh jalan2 begini, toh gw juga sering jalan2 sendiri keliling Jakarta. Tapi klo untuk yang laen, biasanya sih ijin menjadi suatu masalah. Antara itu ga boleh gara2 naik kendaraan umum, ngga ada orang dewasa yang ngawasin, panas lah, ga bersih lah, mahal lah, dll.

Kendala lainnya sih ya, dari diri lu sendiri, seberapa niatkah diri lu untuk ikut acara ini? Seberapa niat lu untuk menjelajahi Jakarta demi mencari suatu tempat makan yang enak? Seberapa berani lu menjelajahi Jakarta menggunakan kendaraan umum? Itu jatuh ke diri lu sendiri. Klo gw sih fine-fine aja. Wkwkwkwk….

Yak itu blueprint pertama. Sekarang kita masuk ke blueprint kedua, Night Hour.

BLUEPRINT 2: Night Hour

Seperti judulnya lu pasti dah bisa nebak waktunya. Yak, benar, memang untuk blueprint kedua ini gw rancang untuk wisata kuliner malam hari.

Nah, untuk yang ini, kondisinya bisa dibilang lumayan jauh berbeda dari yang bueprint 1. Atas berbagai pertimbangan, antara lain waktu malam yang lebih berbahaya untuk naik kendaraan umum, kurangnya penerangan sehingga bisa membuat lebih tidak waspada, dll, gw menyarankan untuk yang ini tempatnya yang satu sektor berisi banyak kios makan. Ngerti maksudnya? Jadi satu daerah khusus yang memang di situ tempatnya kios makanan, kyk daerah Jln. Sabang, Kemang FoodFest *klo ga salah*, dan lain-lain yang gw ga tau tempatnya. Kenapa? Di daerah yang kayak gini lu bisa langsung berganti tempat makan hanya dengan berjalan kaki sebentar. Pilihannya juga malah makin beragam loh, soalnya pilihan jenis makanan biasanya seabrek di situ. Kenapa gw tidak menyarankan tempat ini untuk siang hari? Simpel. Karena siang hari biasanya tempat begini blom buka. Iya kan? Sabang aja tuh ramenya pas malem….

Dengan pertimbangan klo kendaraan umum di malam hari jauh lebih berbahaya dari waktu siang hari, gw ga menyarankan moda transportasi menuju tempat makan ini menggunakan kendaraan umum massal. Akan lebih baik klo lu pake taksi. Ato klo pake mobil pribadi juga fine. Nah, dengan lu pergi ke satu spot doang yang tempat makannya dah seabrek, tentunya lu ga usah mahal2 bayar taksi cuman buat pergi ke tempat yang berbeda-beda dong? Lu ato sopir lu juga ga usah capek nyetir jauh2 dan berkali2 cuman demi pergi ke banyak tempat kan?

Oh iya, untuk menanggulangi jam pulang yang jelas malem hari juga, SANGAT DISARANKAN untuk melanjutkan rencana ini dengan nginep di rumah salah satu tmen lu, jadi lu bisa tidur dengan bahagia setelah makan kenyang, kemudian besoknya pulang ke rumah masing2.

Oke, spesifiknya rencana ini:

  • Transportasi: Taksi atau mobil pribadi, tidak disarankan, bahkan sangat tidak direkomendasikan, kendaraan umum massal.
  • Daerah Makan: Somewhere yang terpusat. Contohnya Jln. Sabang atau Kemang FoodFest.
  • Budget: Sedikit lebih besar daripada yang blueprint 1. Uang transport jelas lebih besar, karena lu perlu uang untuk ongkos taksi, bensin*klo pake mobil pribadi*, dll. Selain itu, dikarenakan jarak tiap kios yang berdekatan, lu akan cenderung makan lebih banyak karena ingin mencoba lebih banyak.
  • Waktu: Malem lah yaa… Dah jelas dari judulnya… Untuk hari juga disarankan Sabtu, karena klo ditindaklanjuti dengan nginep di rumah tmen bisa lebih lancar, atau hari libur yang besoknya masih libur,supaya lu punya waktu istirahat abis jalan2 malem sebelumnya. Tidak disarankan hari libur yang besoknya dah masuk.
  • What to Wear: Peraturan paling utama tetep sama: JANGAN PAKAI PERHIASAN BERLEBIHAN. Ini sama urgentnya, klo yang tadi karena naik kendaraan umum, yang ini karena ini adalah malam hari, penerangan terbatas, sehingga lu bisa jadi lebih ga waspada. Selain itu karena daerahnya penuh dengan kios makanan, begitu juga pengunjung dan orang-orang dengan niat jahat juga bertebaran di mana-mana. Karena malam hari, ga disarankan memakai pakaian tipis atau pendek, bisa masuk angin lu. Bawa jaket, dengan alasan yang sama, dan juga untuk menghalang dingin.
  • What to Bring: Bawa payung yaaa… Kita ga tau apakah malem2 bakal hujan ato ngga… Kurang lebih ya sama lah ama yang blueprint 1, bawa tas buat nyimpen barang berharga lu, dan jangan ampe lepas dari perhatian lu.

Tentu saja, seperti yang mungkin sudah lu bayangin, blueprint ini kendalanya juga banyak banget. Jelas saja perijinan makin susah, karena ini malem. Jelas saja para orang tua akan berkomentar macam2, ya dah malem lah, bahaya lah, dll. Yaaaaa, pikirkanlah baik-baik nak…. Gw juga klo ga rame blom tentu diijinin ikut begini… Palingan sih klo begini gw tetep bakal mengusahakan biar dikasi ijin, apalagi klo rame2… Ngko gw sih mungkin mau aja ikut beginian… Tapi potensinya kecil.. Dan gw pribadi lebih merasa nyaman untuk jalan2 sendiri… Mungkin dibolehin sih klo gw.

Niat lu juga berpengaruh, seperti yang disebutkan di blueprint satu, seberapa niat lu pengen merasakan keragaman kuliner di Jakarta?

Yak itulah dia rencana2 yang gw susun di malem2 begini… Hahahaha…. Tentu saja rencana ini masih banyak kekurangan, toh gw pikirin sambil mandi kok… Seperti yang gw bilang tadi, klo ada yang kebetulan kesandung di blog gw dan ingin berwisata kuliner, pertimbangkan lah 2 rencana di atas. Silakan, I don’t mind. Kalo ada kritik dan saran silakan ditulis di comment yaaaa….

Selamat Wisata Kuliner!